April 5, 2025

Peringatan HUT RI: Blok Cepu Catat Pengapalan Minyak ke-1000 dengan Rekor Produksi

Wartainsight.com-ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan SKK Migas merayakan pengapalan minyak mentah ke-1000 dari Lapangan Banyu Urip dan Kedung Keris, Blok Cepu. Pengapalan ini menandai total produksi Blok Cepu mencapai 660 juta barel, melampaui target rencana pengembangan awal sebesar 450 juta barel. Pada pengapalan kali ini, EMCL mengirimkan 600 ribu barel minyak mentah dari kapal FSO Gagak Rimang ke tanker MT Nectar milik Pertamina untuk didistribusikan ke kilang-kilang di Indonesia.

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, menganggap pencapaian ini sebagai hadiah dari industri hulu migas untuk perayaan HUT RI. “Pengapalan ke-1000 dari Blok Cepu ini kami nilai sebagai kado istimewa dari industri hulu migas untuk kemerdekaan negara kita,” ujarnya dalam perayaan yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (13/8).

Kurnia Chairi menambahkan bahwa industri hulu migas berkomitmen mendukung pembangunan Indonesia tidak hanya melalui produksi migas tetapi juga sebagai sumber pendapatan negara serta dampak ekonomi positif untuk wilayah Cepu dan Jawa Timur.

Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall menyatakan bahwa pencapaian ini memperkuat komitmen EMCL sebagai mitra andal pemerintah dalam mencapai swasembada energi dan mendukung transisi ke energi hijau. Gall juga menekankan pentingnya minyak mentah ini dalam meningkatkan keamanan energi nasional.

Lapangan Banyu Urip telah memulai produksi sejak 15 tahun lalu, dengan pengapalan pertama terjadi pada tahun 2015. Hingga pengapalan ke-1000, operasi Blok Cepu mencatatkan rekor keselamatan tanpa insiden. Selama proyek ini, ExxonMobil mempekerjakan lebih dari 1.000 tenaga kerja Indonesia, dan saat ini lebih dari 99 persen operasi dikelola oleh tenaga kerja lokal.

Sejak 2008, proyek Blok Cepu telah menginvestasikan sekitar Rp 57 triliun dan memberikan kontribusi lebih dari Rp 442 triliun terhadap pendapatan negara melalui penerimaan pemerintah dan pajak. Proyeksi Rencana Kerja dan Anggaran menunjukkan potensi cadangan Banyu Urip bisa meningkat dua kali lipat, memberikan tambahan pendapatan sebesar Rp 421 triliun. Total pendapatan dari proyek Blok Cepu untuk Indonesia diperkirakan mencapai Rp 864 triliun.

Scroll to Top