WartaInsight.com- Gunung Semeru yang terletak di Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi. Sejak pukul 08.00 hingga 08.30 WIB, tercatat terjadi dua kali erupsi.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 08.24 WIB, dengan kolom abu terpantau setinggi 400 meter di atas puncak gunung. Erupsi kedua menyusul pada pukul 08.29 WIB, dengan kolom abu setinggi 200 meter. Abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu teramati mengarah ke utara dengan intensitas sedang.
Saat ini, status Gunung Semeru masih berada di level 2 (waspada). Kepala Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporannya pada Selasa (17/9/2024), menyampaikan bahwa erupsi sedang berlangsung ketika laporan tersebut dibuat.
Petugas merekomendasikan warga untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak dan 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Sungai Besuk Kobokan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar yang mungkin terjadi di aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
“Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak dan tetap waspada terhadap potensi APG, guguran lava, dan lahar,” ujar Liswanto.